Hamster, Pengerat Imut dan Lucu

BANYAK yang menyukai hewan pengerat ini. Bentuknya lucu mirip tikus dan marmut, bulunya halus, dan dia paling menyukai biji-bijian. Hamster, demikian orang menyebut binatang bergigi tajam ini.

Binatang berbadan pendek dan gemuk ini, memiliki ekor sangat pendek, telinga berbulu, dan kaki lebar.  Binatang ini memiliki bulu yang tebal, halus, dan berwarna berbeda-beda tergantung pada spesiesnya. Ada yang berwarna abu-abu, putih, dan hitam. Ada pula yang memiliki bulu coklat, kuning, dan merah. Bagian bawah binatang ini biasanya berwarna putih, abu-abu, atau hitam.

Hamster Dzhungaria kadang dikenal sebagai Winter White (Phodopus sungorus) dan hamster kerdil bergaris (Cricetulus barabensis) memiliki garis hitam di bawah bagian tengah punggung.

Hamster kerdil padang pasir (genus Phodopus) adalah hamster terkecil, dengan panjang badan 5 sampai 10 sentimeter (sekitar 2 sampai 4 inci), sedangkan hamster terbesar adalah hamster Eropa (Cricetus cricetus), dengan panjang badan lebih dari 34 sentimeter, tidak termasuk ekor pendek yang memiliki panjang 6 sentimeter.

Habitat hamster terdapat di berbagai belahan bumi. Di belahan utara, habitat binatang ini tersebar dari Eropa tengah sampai Siberia, Mongolia, Tiongkok utara, dan Korea. Sedangkan di belahan bumi selatan, habitat hamster membentang dari Suriah sampai Pakistan.

Biasanya mereka hidup di perbatasan padang pasir, bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak dan berbatu, sungai di lembah, dan padang rumput yang luas, beberapa juga tinggal di ladang tanam.

Sebaran geografi, menggambarkan kelompok spesies hamster. Hamster Eropa ditemukan di Eropa tengah dan Siberia barat serta Tiongkok barat laut, sedangkan hamster Siria (Hamster golden atau hamster emas) hanya ditemukan di kota kecil di Suriah barat laut.

Harga

Harga hamster sangat bervariasi, tergantung spesies dan kondisi binatang tersebut. Sebagai contoh untuk jenis syrian, harganya sekitar Rp 20 ribu per ekor. Ada pula yang lebih murah, yakni inter white dengan harga Rp 15 ribu per ekor.

Ada pula hamster yang harganya lebih mahal, yakni jenis winter white golden dan winter white blue argente. Kedua jenis hamster itu harganya bisa mencapai Rp 75 ribu per ekor.

Coba bayangkan jika setiap bulan, kita bisa menjual hamster jenis syrian 1000 ekor saja. Dari budidaya itu setiap bulan kita bisa memperoleh Rp 20.000.000 juta per bulan. Kalau kita mengambil keuntungan 10 persen saja, maka setidaknya ada uang Rp 2 juta.

Itu baru dari satu jenis. Bagaimana kalau kita membudidayakan lima jenis sekaligus, di mana hamster yang kita budidayakan adalah jenis-jenis yang mahal, seperti Winter white golden (Rp 75 ribu), Winter white pearl (Rp 35 ribu), Winter white blue argente (Rp 75 ribu), Roborovski white face (70 ribu) dan Roborovski normal (Rp 65 ribu). Berapa jutakah yang bisa masuk ke kantung anda ?

Tertarik ?. Kalau ya, marilah kita mulai memahami makanan untuk binatang ini. Kita mungkin masih ingat pada film kartun dari Jepang yang berjudul Hamtaro. Di Indonesia, film ini diputar di RCTI pada pertengahan tahun 2002.

Makanan

Dalam film tersebut digambarkan, hamster bernama Hamtaro ini paling menyukai makanan berupa biji bunga matahari. Namun dalam kenyataannya, hamster yang terlalu sering diberi makanan ini justru akan cepat mati. Penyebabnya, biji bunga matahari memiliki kadar kolesterol yang tinggi dan bisa menyebabkan hamster kegemukan dan mengalami serangan jantung.

Hamster, sebenarnya merupakan makhluk omnivora (pemakan segala). Makanan mereka, biasanya berupa butir padi. Tetapi mereka juga tak menolak, kalau diber makanan berupa buah segar seperti wortel dan bagian hijau tumbuhan.

Sebagai pemakan segala, hamster juga bisa mengonsumsi binatang invertebrata kecil, serangga, dan belalang. Bahkan dalam beberapa kasus, bayi hamster yang mati kadang juga dimakan oleh induknya. Dalam memakan, binatang ini juga sering membawa makanan di kantung yang terdapat di pipi.

Namun demikian seperti banyak mahluk lain, binatang ini juga memiliki beberapa pantangan, salah satunya adalah daun beracun dari tomat. Mahluk ini juga tidak baik apabila diberi makan berupa timun, karena buah ini memiliki sangat sedikit nutrisi dan dapat menyebabkan masalah hati. Buah sitrus sebenarnya aman untuk diberikan, namun biasanya hamster tidak menyukai makanan ini.

Seperti manusia, hamster juga bisa terkena penyakit diabetes. Kalau hal itu terjadi, sebaiknya hamster tidak diberi makanan dengan kadar gula tinggi seperti buah dan jagung. Makanan paling aman untuk binatang ini adalah berupa biji-bijian segar.

Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna. Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan.

Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.

Hamster biasanya merupakan hewan nokturnal atau cenderung tidur pada siang hari dan aktif pada malam hari. Walau begitu, menurut pengalaman saya, hamster juga tidak keberatan untuk bangun saat kita memberi makan di pagi, siang, atau sore hari.

Karena mereka suka membuat persembunyian, maka remah kayu atau pasir yang kita berikan sebagai alas kandang sangat bermanfaat bagi binatang ini untuk menggali. Mereka membuat lubang-lubang itu untuk gudang makanan, sarang, atau aktivitas lainnya.

Reproduksi

Hamster jantan, biasanya memiliki testis yang besar sesuai ukuran tubuh mereka. Hamster muda lebih sulit melakukan hubungan seks, dibanding hamster dewasa. Binatang ini melakukan pembuahan pada usia yang berbeda, tergantung dari spesiesnya. Tetapi umumnya mereka mulai bereproduksi pada usia 1 bulan sampai 3 bulan. Hamster jantan tetap dapat melakukan pembuahan selama hidupnya, namun betina tidak. Hamster betina mengalami estrus kira-kira setiap tiga hari.

Musim pengembangbiakan, terjadi pada April sampai Oktober, dengan 1 sampai 13 anak lahir setelah periode kehamilan (gestasi) selama 13 sampai 22 hari. Gestasi terjadi 16 sampai 18 hari untuk hamster Suriah, 18 sampai 21 hari untuk hamster Rusia, 21 sampai 23 hari untuk hamster Tiongkok, dan 23 sampai 30 untuk hamster Roborovski.

Setelah hamster betina hamil, induk hamster akan membangun sarang dan mengumpulkan anaknya di sana. Mereka tidak berambut, mata mereka tertutup dan sangat kecil.

Setelah 1 minggu, mereka mulai berkeliling sarang mereka dan makan. Setelah 3 minggu, anak hamster bisa meninggalkan sarang mereka. Kecuali untuk hamster Roborvski, yang baru bisa keluar dari kandang dalam waktu 4 minggu.

Biasanya, hamster jantan dan betina dipisah saat hamster betina melahirkan. Hal ini untuk menghindari bayi-bayi hamster dimakan oleh hamster jantan. Selain itu hamster betina biasanya agresif untuk melindungi anak-anaknya dari mahluk lain, termasuk si jantan. Anak dari hamster juga tidak boleh dipegang oleh manusia. Hal ini untuk mencegah agar si kecil tidak dimakan oleh induknya.

Biasanya, setelah sepekan anak-anak itu akan mulai mengeksplorasi keluar sarang. Proses itu akan selesai seluruhnya, setelah 3 minggu, atau 4 minggu untuk hamster Roborovski. Kebanyakan orang akan menjual hamster ke toko-toko ketika usia hamster 2 sampai 8 bulan.

Tempat tinggal

Hamster peliharaan, biasanya ditempatkan di dalam kandang dari besi, di mana di dalamnya sudah dilengkapi dengan rumah-rumahan, tempat makan dan minum, alat olahraga, dan alas dari pasir atau remah kayu.

Hamster di toko-toko, biasanya ditempatkan di kotak gelas. Hal ini untuk mencegah hamster melempar keluar serbuk kayu dan sampah-sampah lainnya keluar kandang. Kotak kaca juga memberikan pemandangan yang lebih baik untuk hamster, lebih tenang, serta mencegah keadaan sekitar kandang menjadi kotor.

Jangan lupa, binatang ini adalah pemanjat yang baik. Karena itu ketinggian kotak kaca ini minimal harus dua kaki. Satu kaki (feet) kira-kira sama dengan 30,48 sentimeter. Bagian atas juga harus kuat agar binatang ini tidak gampang keluar.

Kotak kaca juga tidak boleh lebih tinggi daripada panjangnya agar sirkulasi udara lancar. Khusus untuk hamster kerdil, mereka membutuhkan kandang paling sedikit 80 sentimeter. Hal ini karena aktivitas mereka yang besar.

Hindari benda-benda berbahaya yang berbahaya untuk binatang. Kayu dari tumbuhan runcing ataupun tripleks tidak cocok untuk hamster, karena hamster akan mengerat kayu tersebut, sedangkan lem dan resin pada triplek adalah racun untuk mereka. Kandang yang dibeli dari toko bisa dilengkapi dengan beberapa tingkat, dihubungkan dengan tangga.

Temperatur normal hamster sebesar 18 sampai 26 °C (64 sampai 80 °F). Lantai dari tempat tinggal hamster biasanya dipenuhi dengan serbuk kayu. Serbuk kayu bisa dibuat dari kertas yang sudah dibuang atau kayu dengan aroma-aroma adalah yang paling sehat. Mengerat dan memakan serbuk kayu yang terbuat dari pohon cedar, pinus, mungkin mengandung fenol yang bisa merusak sistem respirasi, hati, dan kulit hamster.

Seperti binatang peliharaan lainnya, hamster butuh olahraga dan hiburan untuk melatih kesehatan fisik dan psikologis mereka. Roda hamster yang dipakai untuk berolahraga, namun roda tersebut terlalu kecil untuk ukuran hamster tersebut

“Roda olahraga” pada hamster membuat hamster berlari dengan kecepatan penuh di roda tersebut. Objek lainnya adalah bola plastik atau mobil yang bisa dimasuki hamster sehingga mereka bisa berolahraga sambil menjelajahi daerah luar kandang.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Hamster

http://blogbintang.com/daftar-harga-hamster-berdasarkan-jenis

Bekerja di Mana Saja dengan Zoho Office On Line

KANTOR secara konvensional, dimaknai sebagai tempat untuk perniagaan atau perusahaan yang dijalankan secara rutin. Kantor bisa hanya berupa suatu sebuah kamar, ruangan kecil, atau bangunan bertingkat tinggi. (Wikipedia).
Namun kini, dengan perkembangan teknologi informatika, makna tersebut sudah bergeser. Kita bisa menjadikan bus, terminal, kereta api, taman, sampai restoran dan warung nasi kucing sebagai kantor.
Di berbagai tempat itu, kita bisa membuat konsep, melakukan koreksi naskah, menghitung dan menyusun pembukuan, seperti jika kita berada di kantor konvensional. Kita bahkan dapat melakukan transaksi keuangan, dengan teknologi internet banking. Hasil pekerjaan kita pun, nantinya dapat diakses oleh rekan-rekan kita di tempat lain.
Semua itu bisa kita lakukan tanpa menggunakan kertas sedikitpun. Cukup dengan notebook atau netbook yang terhubung ke internet, berbagai pekerjaan tersebut sudah bisa dilakukan.
Dalam notebook tersebut juga tidak harus berisi operating system dan aplikasi berbayar. Sebuah notebook yang hanya berisi sistem operasi Linux dan bisa terhubung ke internet, sudah bisa digunakan.
Dengan perlengkapan semacam itu kita bisa menggunakan aplikasi office secara online. Di dunia maya, terdapat banyak aplikasi semacam itu, salah satunya adalah

Zoho Office Suite
Aplikasi berbasis Web ini, berisi pengolahan kata, spreadsheet, presentasi, database, alat pencatat , wiki, CRM, manajemen proyek, faktur, dan aplikasi lainnya yang dikembangkan oleh Zoho Corporation (formal AdventNet Inc), India.
Produk pertama, yakni web word processor diluncurkan tahun 2005, menyusul kemudian produk tembahan lain seperti spreadsheet dan presentasi.

Zoho Writer
Zoho writer adalah aplikasi word processor, di mana penggunaannya mirip dengan produk milik Microsoft (MS Word) dan Sun Microsystem (Open Office). Hanya bedanya, kedua software yang disebutkan terakhir lebih banyak dioperasikan secara off line alias tak tersambung jaringan internet. Sedangkan Zoho Writer lebih banyak digunakan secara online. Artikel ini pun penulis buat dengan Zoho Writer.
Dalam aplikasi tersebut, terdapat tempat untuk menyimpan file ke dalam server Zoho yang bisa diakses dengan internet di mana pun. Ada tiga macam tawaran untuk fasilitas ini, yakni gratis, berbayar dengan biaya 3 USD per bulan, dan 9 USD per bulan. Tentu saja, masing-masing fasilitas tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Software pengolah kata ini, juga mendukung format Word Document (Doc), Office Open XML (docx), OpenDocument teks (ODT), OpenOffice.org teks (sxw), HTML, RTF, JPG, GIF, dan file PNG. Kita dapat menulis di pengolah kata ini, untuk kemudian mengekspor ke file dengan berbagai format tersebut, dan kemudian menyimpan di hardisk, flashdisk, atau media penyimpan lainnya.
Kita juga dapat memasukkan gambar ke dalam dokumen, yakni dengan menggunakan insert image. Fungsi ini juga terdapat dalam micosoft word dan open office word.
Bahkan pengolah kata ini juga mendukung media tertanam dari berbagai situs seperti Flickr, Zooomr, Youtube, dan Vimeo.

Zoho Sheet
Selain pengolah kata, dalam Zoho office onlie juga terdapat aplikasi Zoho Sheet. Seperti aplikasi spreadsheet lainnya, Zoho Sheet juga memiliki Cell, Columns, dan Row.
Sheet adalah aplikasi spreadsheet dalam suite. Zoho Sheet dapat proses auto-feed data eksternal (RSS / ATOM), dan kemampuan untuk mempublikasikan diagram ke blog atau situs-situs lain. Seperti Writer, itu memfasilitasi kolaborasi real-time. Ini memiliki sebuah plugin untuk mengintegrasikan dengan Microsoft Excel dan tersedia baik sebagai widget desktop dan sebagai bagian dari layanan online seperti box.net dan Facebook.
Selain itu masih banyak fitur lain dari Zoho. Untuk lebih jelasnya, kita bisa lihat di http://writer.zoho.com
Dalam aplikasi yang kompak ini, kita juga bisa memanfaatkan fasilitas penyimpanan (Zoho Docs), baik secara gratis maupun berbayar. Untuk yang berbayar, ditawarkan dengan harga 3 USD per bulan dan 9 USD per dolar..(Punkie WA)

Jamur Crispy, Merebak Bagai Jamur di Musim Hujan

Jamur Tiram Putih

DALAM beberapa bulan terakhir ini, menu kuliner yang disebut Jamur Crispy telah merebak di Kota Semarang. Mungkin, dalam waktu tak lama bakal banyak dijumpai di kota-kota lain. Geliat Usaha mencoba menampilkannya, barangkali bisa membangkitkan ide teman-teman untuk memulai bisnis ini.

Pertumbuhan usaha menu kuliner ini, memang bagaikan ‘’Jamur di musim hujan’’. Wajar, karena pembelinya pun juga banyak. Penulis juga pernah mencicipi makanan ini. Walaupun hasilnya tak selalu benar-benar crispy, tetapi termyata enak juga untuk dinikmati, sembari minum the hangat di sore hari.

Di Kota Semarang, harga seporsi jamur crispy pun tak terlalu mahal. Hanya sekitar Rp 3.500 dan kenikmatannya sudah bisa dirasakan. Ada berbagai macam rasa, antara lain original, barbeque, pizza, dan lain-lain.

Rasa penasaran pun kemudian menghingapi penulis. Setelah mencari-cari di Wikipedia, terrnyata ketemu pula keterangan Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) atau jamur tiram putih, yang menjadi bahan baku makanan ini.

Jamur tersebut berbentuk setengah lingkaran, mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung dan berwarna putih hingga krem. Tumbuhan ini masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii atau King Oyster Mushroom.

Tubuh buah memiliki tangkai yang tumbuh menyamping (Pleurotus) dan bentuknya seperti tiram (ostreatus), sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus. Bagian tudung berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, hingga putih, dengan permukaan yang hampir licin, diameter 5-20 cm. Tepi tudung mulus sedikit berlekuk. Spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4μm. Miselia berwarna putih dan bisa tumbuh dengan cepat.

Di alam bebas, jamur tiram bisa dijumpai hampir sepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk. Tubuh buah terlihat saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah melapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang.

Budidaya jamur ini tergolong sederhana. Jamur tiram biasanya dipeliharan dengan media tanam serbuk gergaji steril yang dikemas dalam kantung plastik.

Selain campuran pada berbagai jenis masakan, jamur tiram merupakan bahan baku obat statin atau obat kolesterol. Jamur tiram diketahui membunuh dan mencerna nematoda yang kemungkinan besar dilakukan untuk memperoleh nitrogen.

Jamur Crispy

Pengolahan

Lalu bagaimana agar makanan ini bisa diolah menjadi crispy ? Ternyata tak sulit, yang penting tersedia bahan-bahan, alat, dan waktu anda untuk membuatnya.

Bahan utamanya adalah, 250gr jamur tiram atau bisa juga menggunakan jamur merang.

Setelah itu kita bisa membuat tepung pencelupnya. Bahan -bahannya :

  • 200 ml air
  • 250 gram tepung putri

Tepung pelapis kering

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 50 gram tepung tepung berasCara Membuat :
    • Bersihkan jamur, masukan jamur ke tepung pencelup.
    • Gulingkan jamur ke tepung pelapis kering sambil ditekan-tekan hingga semua permukaan terlapisi.
    • Goreng jamur yang sudah terlapisi tepung dalam minyak panas sehingga kekunigan.

Sementara itu untuk menambah rasa, kita bisa tambahkan perasa berbentuk bubuk, seperti Bbq, piza, dan sebagainya. Caranya adalah menempatkan jamur crispy yang telah digoreng ke dalam wadah bertutup. Masukkan / taburkan perasa tersebut dan kemudian kocok sampai bercampur rata.

Oke… setelah itu tempatkan di piring dan kita nikmati. Bisa juga dijual untuk menambah penghasilan kita.

Kami Kahilangan Dirimu Gus Dur

 Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur wafat. Kabar yang hadir ke publik 30 Desember 2009 lalu itu bagai petir yang menyambar di siang bolong.

Semua kaget. Bangsa ini seketika syok. Apalagi kabar tentang sakit beliau, sebelumnya tak sesanter Bank Century dan bukunya George Aditjondro.

Kyai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur (lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 – meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun). Dia adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia keempat dari tahun 1999 hingga 2001.

Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie, setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Tetapi, tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR.

Walau demikian, dia sempat meninggalkan banyak pelajaran berharga. Salah satunya adalah penghargaan pada semua komponen bangsa ini, termasuk kaum Tionghoa. Selain itu, beliau juga mengajarkan penghargaan kepada agama-agama lain, sehingga rakyat di negeri ini bisa hidup dalam harmoni.

Salah satu yang penulis ingat dari kata-kata yang sering diungkapkannya adalah “gitu aja kok repot”. Kata-kata ini tentu bukan bermaksud untuk mengecilkan berbagai persoalan berat yang dihadapi oleh bangsa ini. Tetapi adalah sebuah wujud kearifan, yakni agar semua persoalan itu diselesaikan dengan kepala dingin.

Selamat jalan Gus Dur, selamat jalan guru bangsa. Kami kehilangan dirimu. Semoga berbagai jasa yang telah engkau berikan bagi bangsa, demokrasi, hak azasi manusia, dan pluralisme akan tetap dikenang oleh bangsa ini. (Purwoko Adi Seno)

Sweet Chocolate Flower, Nikmat dan Sehat

SEBAGIAN besar dari kita tentu pernah menikmati coklat. Ya…, coklat bisa dinikmati dalam bentuk permen, roti, kue, sampai minuman. Jenis makanan ini memang banyak digemari. Selain itu, coklat ternyata memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita.
Salah satunya adalah adanya antioksidan fenol di dalam coklat, yang terbukti telah berhasil menekan racun-racun dalam tubuh. Makanan yang aslinya disebut xocoatl (bahasa suku Aztec) ini, juga menjadi minuman favorit para bangsawan Spanyol di era tahun 1.500 an.
Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah, yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mampu menghambat oksidasi kolesterol jahat dan meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
Kini, ada sebuah varian produk baru dari makanan coklat, yakni Sweet Chocolate Flower yang dibuat dengan bahan Koko Crunch. Harganya pun tak mahal, hanya Rp 22.500. Yang pasti, selain sehat, makanan ini juga dapat memperbaiki suasana hati. Kalau anda ingin mendapatkan makanan ini, silakan telpon ke 02470377725. Untuk sementara, kami hanya melayani warga Kota Semarang, namun di kemudian hari kami akan berusaha merambah kota-kota lain. (Purwoko Adi Seno)

Membuat Telur Asin

TELUR asin, sejak lama memang telah terbukti menjadi salah satu “teman” nasi yang mudah didapat. Di Banjarnegara, makanan ini bahkan menjadi salah satu unggulan daerah itu. Lauk yang satu ini, bahkan tersedia di banyak warung kelontong, pasar tradisonal, serta supermarket.

Jika ada waktu, kita pun dapat membuatnya sendiri di rumah. Bahan-bahannya pun mudah didapat. Berikut cara membuatnya.

 Bahan-bahan

  1. Sediakan telur bebek / itik 30 butir, bisa pula digunakan telur ayam.
  2. Sediakan abu gosok, abu bekas bakaran kayu, atau batu bata yang telah ditumbuk halus.
  3. Sediakan garam sebanyak yang dibutuhkan dan campuran rasa lain yang diinginkan. Bahan lain tersebut antara lain cabe, jahe, atau bahan-bahan lain yang dapat menambah cita rasa sesuai selera.

 Memilih Telur

  1. Telur, sebagai bahan pokok dari makanan ini harus dipilih yang benar-benar baik. Hal ini demi menjaga kualitas produk yang kita buat. Telur tersebut juga harus yang belum pernah dierami. Jangan sampai di dalam telur tersebut nantinya terdapat janin itik, karena hal itu dapat merusak produk.
  2. Periksa pula secara cermat kondisi fisik telur. Jangan sampai ada cangkangnya yang rusak, retak, atau pecah. Telur semacam itu ada kemungkinan sudah rusak dan bisa membuat produk kita cacat.
  3. Sediakan baskom berisi air dan masukkan telur-telur itu ke dalamnya.
  4. Periksa benar-benar. Jika ada yang mengambang, segera pisahkan karena berarti telur tersebut sudah tidak baik.
  5. Diamkan telur-telur yang tenggelam atau setengah melayang. Hal itu sekaligus agar kotorannya mudah dibersihkan. Untuk membersihkan telur yang sangat kotor, bisa menggunakan deterjen hangat dan digosok pelan-pelan sampai bersih.
  6. Teropong telur yang sudah kering dan lihat isinya. Pilih telur yang kerabangnya tidak retak, isinya bersih, dan rongga udaranya kecil.

Proses Pembuatan

Dalam membuat telur asin, bisa menggunakan berbagai cara. Antara lain merendam telur dalam larutan garam. Cara lain adalah membungkus telur dengan adonan pemeraman yang dibuat dari abu gosok, serbuk batu
bata, dan tanah liat. Bahan-bahan tersebut nantinya harus dicampur dengan garam.

 

Menggunakan Larutan Garam Jenuh.

Pembuatan telur asin menggunakan larutan garam jenuh ini sangat mudah. Prosesnya adalah sebagai berikut.

  1. Panaskan air, namun tidak perlu sampai
    mendidih.
  2. Masukkan garam dengan jumlah cukup
    banyak dan aduk sampai larut. Garam yang digunakan bisa berupa garam yang belum diolah dan harganya murah. Tetapi akan lebih baik jika menggunakan garam yang sudah beryodium, sehingga zat tersebut bisa ikut masuk ke dalam telur. Seperti diketahui, garam beryodium bisa mencegah penyakit gondok.
  3. Angkat air dari tungku dan dinginkan.
  4. Letakkan wadah untuk perendaman telur di tempat rata dan stabil.
  5. Masukkan / rendam telur itik yang sudah bersih.
  6. Diamkan selama 7 – 10 hari.
  7. Setelah masa perendaman cukup, angkat dan bersihkan.
  8. Rebus telur-telur tersebut sampai matang.
    1. Dalam proses perebusan tersebut, harus diusahakan agar telur tidak saling berbenturan. Hal itu untuk mencegah telur pecah dan produk cacat.
    2. Masukkan telur ke dalam panci yang sudah berisi air dingin.
    3. Rebus air dan telur tersebut dengan api sedang, tetapi jangan sampai mendidih selama 30 menit.
    4. Setelah itu, besarkan api hingga air mendidih dan telur matang.

 

Menggunakan Adonan Pemeraman

Adonan pemeraman bisa dibuat dengan beragam bahan alternatif, yakni tanah liat, serbuk batu bata, atau abu gosok. Tentu saja, bahan-bahan tersebut nantinya harus dicampur dengan garam untuk memberikan rasa asin.

  1. Menggunakan tanah liat

Bahan-bahan

·    Sediakan telur itik 30 butir

·    Tanah liat 20 genggam.

·      Sekam padi ½ kg.

·      Garam 1 kg

·     Sediakan air bersih secukupnya

Proses Pembuatan

  • Aduk adonan hingga merata.
  • Tambahkan air sedikit demi sedikit, sambil diaduk hingga menjadi kental dan dapat melekat pada telur.
  • Bungkus telur itik dengan adonan tersebut.
  • Simpan telur tersebut selama 7 – 10 hari.
  • Dalam proses pengasinan tersebut, biasanya garam yang terserap sekitar 5 %-10%. Karena itu kalau adonan tersebut akan digunakan
    lagi, perlu ditambahkan lagi garam dengan jumlah yang sama dibandingkan dengan yang hilang.
  •  Setelah masa pemeraman cukup, bersihkan telur dan kemudian rebus. Agar cangkang telur tidak pecah, sebaiknya telur tersebut
    direndam terlebih dulu dalam air, agar adonan yang membalutnya terlepas dan bersih. Perebusan dilakukan dengan cara seperti yang telah dijelaskan dalam bagian sebelumnya.

 

Menggunakan serbuk batu bata

a.      Bahan-bahan

·      Sediakan telur itik 30 butir

·       Serbuk batu bata merah sebanyak 60 genggam.

·       Garam 2 kg

·       Sediakan air bersih secukupnya.

b.     Proses Pembuatan

·       Aduk serbuk batu bata merah dengan garam dan air secukupnya hingga mengental.

·       Bungkus telur asin dengan adonan tersebut.

·       Diamkan selama 7 – 10 hari.

·       Dalam proses pengasinan tersebut, biasanya garam yang terserap sekitar 5 %-10%. Karena itu kalau adonan tersebut akan digunakan
lagi, perlu ditambahkan lagi garam dengan jumlah yang sama dibandingkan dengan
yang hilang.

·       Setelah masa pemeraman cukup, bersihkan telur dan kemudian rebus, seperti yang telah dijelaskan dalam bagian sebelumnya.

 

 

  1. Menggunakan abu gosok atau abu
    dapur.

a.      Bahan-bahan

·       Sediakan telur itik 30 butir

·       Abu gosok sebanyak 60 genggam.

·       Garam 1 kg

·       Sediakan air bersih secukupnya.

b.     Proses Pembuatan

·       Aduk abu gosok dengan garam dan air secukupnya hingga mengental.

·       Bungkus telur asin dengan adonan tersebut.

·       Diamkan selama 7 – 10 hari.

·       Dalam proses pengasinan tersebut, biasanya garam yang terserap sekitar 5 %-10%. Karena itu kalau adonan tersebut akan digunakan
lagi, perlu ditambahkan lagi garam dengan jumlah yang sama dibandingkan dengan
yang hilang.

·       Setelah masa pemeraman cukup, bersihkan telur dan kemudian rebus, seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

 

Ciri Telur Asin Rebus Yang Baik adalah :

  1. Memiliki kuning telur berwarna kuning cerah dan berminyak.
  2. Posisi kuning telur berada di tengah-tengah, bukan di pinggir juga tidak banyak terdapat rongga.
  3. Simak baik-baik tips untuk proses membuat telur asin.
  1. Tips Agar Telur Asin Lebih Awet Telur asin yang langsung direbus setelah diperam, hanya akan bertahan maksimal 3 pekan. Namun jika sebelum direbus direndam dulu dalam air teh selama 4 – 8 hari, telur asin tersebut dapat bertahan hingga 6 pekan. Penggunakan ekstrak daun teh ini bertujuan agar zat tanin yang terkandung dalam daun teh dapat menutupi pori-pori telur serta memberikan warna coklat muda yang menarik. Selain itu aromanya juga akan lebih wangi, sehingga disukai konsumen.
  2. Menambah aroma unik pada produk.

Menampilkan produk yang berbeda, merupakan salah satu cara agar konsumen tertarik. Hal ini tentu bisa menjadi keunggulan komparatif, dibanding produk sejenis. Nah…, salah satu upaya menambah nilai tersebut, adalah memberikan aroma tambahan pada
telur asin yang kita buat.

Sebagai percobaan, kita bisa menggunakan jahe, namun nantinya bahan-bahan lain seperti cabe pun bisa dimasukkan. Cara yang bisa dilakukan adalah :

  1.  
    1. Sediakan jahe secukupnya.
    2. Haluskan jahe dengan blender dan ambil ekstraknya.
    3. Campurkan ekstrak jahe tersebut ke dalam larutan garam, atau campurkan dalam adonan pemeraman.
    4. Selanjutnya laksanakan proses pembuatan telur asin seperti yang telah dijelaskan di bagian sebelumnya.

(Purwoko Adi Seno- Dari Berbagai Sumber)

Halo dunia!

Hallo Dunia,

Blog ini merupakan sebuah media untuk berbagi ide dan gagasan, sekaligus, promosi berbagai produk kami. Kami sangat berterima kasih jika anda bisa memberikan kontribusi tentang berbagai informasi, termasuk gagasan dan ide yang bisa diserap dan diaplikasikan oleh warga kebanyakan. Terutama ide-ide yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, informasi tentang lowongan pekerjaan, dan informasi-informasi lain yang menarik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.